Sebuah ledakan bom kemarin terjadi di sebuah pasar yang dipenuhi oleh pembeli di Provinsi Diyala, Irak. Akibat ledakan tersebut sedikitnya 22 orang tewas serta 53 lainnya terluka.

Seperti dilansir oleh reuters, Sabtu (22/5/2010), ledakan terjadi di sebuah pasar di kota Khalis, 80 kilometer utara Baghdad. Khalis adalah lokasi meledaknya bom di sebuah pasar yang menewaskan 60 orang pada Maret 2010 lalu.

Sebelumnya, bom mobil juga meledak di selatan kota Mosul. 7 Orang mengalami luka-luka dalam insiden tersebut.

Secara keseluruhan, kekerasan di Irak memang mengalami penurunan tajam sejak 2006. Namun pengeboman masih saja terjadi dan sudah merupakan hal biasa di negeri konflik tersebut.

Wah, jadi bingung. Sebenarnya apa sih yang dicari oleh para pembom tersebut. Apakah mereka orang-orang yang mencari keadilan atau seorang teroris yang mencari keuntungan pribadi dengan melakukan tindakan pemboman.

Jika mereka orang yang mencari keadilan, mengapa malah membom negerinya sendiri ? Mengapa tidak melakukan komunikasi dengan pemimpin setempat. Entahlah, pusing aku melihat berbagai tindak kekerasan yang terjadi di negara-negara Arab. Memang sepertinya sampai kiamat pun di Arab tak akan pernah reda dari yang namanya konflik.

diadaptasi dari : detiknews.com

0 komentar